Novel Bamukmin: Perjuangan PA 212 Bakal Tanpa Partai dan Politik

Jakarta- Persatuan Alumni ataupun PA 212 mengklaim paling tidak 1. 000 ulama hendak muncul dalam Ijtima Ulama IV pada Senin minggu depan, 5 Agustus 2019. Mereka antara lain terdiri dari elemen 212, ialah FPI serta GNPF.

Ekspresi terdakwa demo anarkistis tolak Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, Novel Bamukmin usai menghadiri Sidang vonis di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, 6 April 2015. TEMPO/M IQBAL ICHSAN

" Jika kiai Jakarta semacam biasa, KH Abdul Rosyid Abdullah Syafii, Insya Allah hendak muncul. Terdapat pula dari Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Timur, Banten, Sumatera, Kalimantan, serta Sulawesi hendak muncul," ucap juru bicara PA 212 Novel Bamukmin dalam dialog bertajuk" Perlukah Ijtima Ulama IV?" hari ini, Sabtu, 3 Agustus 2019, di Hotel Sentral, Jakarta.

Novel Bamukmin membenarkan Ijtima Ulama IV tidak hendak mengundang satupun tokoh politik serta elite partai. Ia menyebut PA 212 mau kembali ke khittah yang tidak menyangkutpautkan dengan politik instan." Perjuangan kami dikala ini tanpa partai serta politik," katanya.

Novel menuturkan, rencananya Ijtima Ulama IV yang diselenggarakan di Hotel Lor In, Sentul, mulai jam 07. 00 Wib. Ia menegaskan Ijtima Ulama IV bertujuan menguatkan arah perjuangan umat Islam dalam bermacam aspek semacam politik, hukum ekonomi, kemanusiaan serta dakwah. Novel menekankan perilaku yang hendak diambil oleh PA212 nantinya pula tidak lepas dari pemerintahan periode kedua Presiden Joko Widodo serta titipan amanah PA 212 kepada pemerintah.

" Kami pula hendak memastikan perilaku politik ke kubu 02 serta Koalisi Adil Makmur, wajib memiliki perilaku. Wajib kita sampaikan( amanahnya). Ingin dipakai ataupun tidak urusan mereka soal harapan umat, ulama serta tokoh semacam apa," kata Novel Bamukmin.