Cuaca Mekkah Kian Ekstrim, Jamaah Diminta Kurangi Aktivitas Luar Ruang

Cuaca di Mekkah sangat panas serta terus menjadi ekstrim spesialnya untuk jamaah Indonesia yang tidak terbiasa dengan temperatur besar sehingga jamaah dimohon buat kurangi kegiatan luar ruang menjelang puncak masa haji.



Subhan Cholid Kepala Wilayah Kerja Mekkah Panitia Penyelenggara Ibadah Haji( PPIH) Arab Saudi 2019 di Mekkah, Rabu( 31/ 7/ 2019) mengimbau jamaah buat kurangi kegiatan di luar gedung, terlebih fase puncak ibadah haji pula terus menjadi dekat.

" Dikala ini cuaca di Mekkah lumayan panas. Kami berharap jamaah bisa bijak mengendalikan kegiatan di luar ruangan. Mengurangi ataupun apalagi jangan jalani aktivitas- aktivitas yang bisa terserang eksplikasi cahaya matahari langsung," ucap Subhan, semacam dikutip Antara.

Bagi ia, jamaah hendaknya fokus buat mempersiapkan energi supaya bisa melakukan wukuf di Arafah pada 9 Dzulhijjah nanti.

Subhan pula menegaskan jamaah buat memadai kebutuhan rehat dan nutrisi jelang puncak haji.

" Hemat tenaganya. Sedangkan jangan jalani umrah sunah kesekian, ziarah, serta sebagainya. Jaga pola rehat serta makan. Ingat, kalau haji itu kuncinya merupakan wukuf di Arafah. Serta ini membutuhkan energi yang baik," tegasnya.

Subhan mengantarkan, penetapan waktu wukuf hendak dicoba Pemerintah Arab Saudi lewat persidangan isbat, yang hendak diselenggarakan 1 Agustus 2019.