9,5 Hektare Hutan di Lereng Gunung Welirang Habis Terbakar

Kebakaran hutan terjalin di daerah Tahura R. Soerjo, Desa Ketapanrame, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, semenjak Senin( 29/ 7/ 2019). Hingga dikala ini, telah 9 hektar lebih hutan di lereng Gunung Welirang dibakar habis.



Muhammad Zaini Kepala Tubuh Penanggulangan Bencan Wilayah Kabupaten Mojokerto dikala dikonfirmasi berkata, kebakaran hutan serta lahan( Karhutla) terpantau awal kali terjalin di kawasan Tahura R. Soerjo blok Sawahan Prigen, Kabupaten Pasuruan, setelah itu meluas sampai ke Mojokerto.

" Arah angin ke barat membuat api kilat meluas ke daerah Mojokerto, kata Zaini pada Fuad reporter Radio Maja Mojokerto.

Sampai Senin, kebakaran di daerah Tahura R. Soerjo, di blok Patuk Wesi serta blok Kalijarak, Desa Ketapanrame, Kecamatan Trawas, menyebabkan hektaran lahan ludes.

" Dari hasil rapat yang dicoba bersama, luasan kebakaran hutan di daerah Tahura R. Soerjo, semenjak Senin,( 29/ 07/ 19) sampai Rabu( 3/ 7/ 2019) sore, seluas kurang lebih 9, 5 hektar hutan yang dibakar," tutur Zaini.

Belum dikenal tentu sumber kebakaran karhutla( kebakaran hutan serta lahan) ini. Tetapi, Zaini melaporkan, di dalam hutan yang dibakar di lereng gunung Welirang ada pepohonan langkah semacam cemara gunung, pakis, serta kebut, anggrong serta jati emas

Bagaikan langkah paham darurat, semenjak Senin( 29/ 7/ 2019), petugas gabungan yang terdiri dari BPBD, Perhutani, Tahura R. Soerjo, masyarakat setempat, komonitas trail, LPBI- NU, serta beberapa kemampuan sukarelawan dikerahkan ke posisi.

Sampai Rabu sore mereka masih berjibaku melaksanakan pemadaman secara manual. Hasilnya, dekat jam 16. 00 Wib titik api baru sukses dijinakkan.

Regu serta kemampuan sukarelawan telah kembali ke pos masing- maisng dengan nyaman serta selamat, terangnya. Bagaikan prediksi, petugas pula membuat sekat secara manual.

Tujuannya, supaya dikala terjalin kebakaran kembali api tidak terus menjadi meluas. Karena, dari inventarisasi sedangkan api tidak terletak dalam satu titik. Buat daerah pendakian Putuk Siwur ditutup sedangkan. Ini mengestimasi titik api meluas ke daerah Perhutani, tegasnya.