Rakernas Ajang Penentuan PAN Jadi Oposisi atau Gabung Jokowi

Rakernas Ajang Penentuan PAN Jadi Oposisi atau Gabung Jokowi

Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno menyatakan sikap partainya usai Pilpres 2019 bakal ditentukan dalam rapat kerja nasional (Rakernas) yang akan digelar pada Juli mendatang. Pun, sambungnya, dalam rakernas itu akan ditentukan apakah akan menjadi koalisi atau oposisi atas pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin kelak.

"Kembali lagi PAN itu akan menentukan sikapnya didalam rakernas," ucap Eddy di kediaman Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Jumat (28/6).

Eddy tak mau menduga-duga apa keputusan yang akan disepakati dalam rakernas tersebut nantinya. Dia pun enggan membeberkan apa aspirasi terbanyak dari kader PAN, apakah menjadi bagian dari koalisi atau oposisi.

Eddy hanya mengatakan rakernas bakal membahas beberapa opsi untuk disepakati bersama.

"Bagaimana kalau sampai ada opsi pertimbangan untuk masuk pemerintahan, kalau diajak, dengan catatan kalau diajak ya," ucap Eddy.
Eddy juga menyebut menjadi oposisi sebetulnya sama saja dengan koalisi, asalkan benar-benar menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat.

"Berada di dalam pemerintahan dan di luar pemerintahan itu sama saja mulianya asal kita bisa jalankan agenda kerakyatan yang baik," kata Eddy.

"Tetapi saya kira ini sudah merupakan modal baik bagi kita untuk melanjutkan kerja berikutnya meskipun tidak dalam koalisi Prabowo-Sandi atau Koalisi Indonesia Adil Makmur," lanjutnya.

Sebelumnya, dalam pertemuan para petinggi parpol pendukung Prabowo dan Sandiaga Uno dalam Pilpres 2019 di Kertanegara disepakati bahwa Koalisi Adil dan Makmur telah bubar.

Hal itu menyikapi putusan MK pada 27 Mei lalu yang menyatakan menolak seluruh permohonan sengketa hasil Pilpres 2019 yang dilayangkan Prabowo-Sandi.

Dengan demikian, Jokowi-Maruf bakal menjadi presiden dan wakil presiden masa jabatan 2019-2024. KPU akan menetapkan Jokowi-Maruf sebagai pemenang Pilpres pada 30 Juni mendatang.

sementara itu, sejumlah parpol yang tergabugn dalam koalisi pengusung Prabowo-Sandi seperti Demokrat, Gerindra, dan PAN diisukan bakal meloncat menjadi bagian dari pemerintahan Jokowi-Ma'ruf.